Listrik

Update Harga Token Listrik Terbaru 9-15 Februari 2026 untuk Rumah Tangga

Update Harga Token Listrik Terbaru 9-15 Februari 2026 untuk Rumah Tangga
Update Harga Token Listrik Terbaru 9-15 Februari 2026 untuk Rumah Tangga

JAKARTA - Harga Token Listrik 9-15 Februari 2026 untuk Daya 450 dan 900 VA tetap mengikuti tarif dasar listrik PLN yang berlaku. 

Tidak ada perubahan nominal tarif bulan ini, sehingga pelanggan dapat merencanakan penggunaan listrik lebih mudah. Hal ini penting bagi rumah tangga maupun pelayanan sosial untuk menjaga kestabilan pengeluaran bulanan.

Pembelian token listrik, misalnya senilai Rp 50.000, akan disesuaikan dengan biaya layanan yang berbeda tergantung metode pembayaran. 

Nominal tersebut menentukan jumlah kWh yang diterima pelanggan, yang dapat berbeda sesuai golongan, daya, dan wilayah. Dengan skema ini, PLN memastikan setiap pelanggan mendapat layanan yang sesuai kebutuhannya.

Selain itu, tarif listrik subsidi untuk daya 450 VA dan 900 VA tetap berlaku. Golongan R-1/TR daya 450 VA disubsidi dengan harga Rp 415 per kWh, sedangkan daya 900 VA mendapat harga Rp 605 per kWh. Untuk pelanggan rumah tangga kecil 900 VA-RTM, tarifnya Rp 1.352 per kWh, sesuai ketentuan PLN.

Rincian Tarif Daya 450 dan 900 VA

Golongan rumah tangga dan sosial mendapat penyesuaian berbeda dalam tarif listrik. Pelayanan sosial untuk daya 450 VA dihargai Rp 325 per kWh, sedangkan daya 900 VA Rp 455 per kWh. Golongan R-1/TR kecil untuk daya 900 VA-RTM tetap menggunakan tarif non-subsidi Rp 1.352 per kWh.

Pelanggan rumah tangga dengan daya lebih besar, seperti 1.300 VA dan 2.200 VA, memiliki tarif masing-masing Rp 1.444,70 per kWh. Golongan menengah R-2/TR 3.500–5.500 VA dihargai Rp 1.699,53 per kWh, sama seperti golongan besar R-3/TR di atas 6.600 VA. Dengan rincian ini, pelanggan dapat menyesuaikan konsumsi listrik agar sesuai anggaran.

Selain rumah tangga, pelanggan bisnis dan industri juga memiliki tarif tersendiri. Golongan B-2/TR kecil 6.600 VA–200 kVA dikenai Rp 1.444,70 per kWh, sedangkan B-3/TM di atas 200 kVA Rp 1.114,74 per kWh. 

Golongan industri I-3/TM di atas 200 kVA sama, sementara I-4/TT daya di atas 30.000 kVA lebih rendah, Rp 996,74 per kWh, menyesuaikan kapasitas besar yang dikonsumsi.

Mekanisme Pembelian Token Listrik

Harga Token Listrik 9-15 Februari 2026 untuk Daya 450 dan 900 VA memastikan pelanggan memahami skema pembelian. Nominal token menentukan jumlah kWh yang didapat, dengan tambahan biaya layanan sesuai metode transaksi. Hal ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia, sehingga memudahkan perencanaan penggunaan listrik bulanan.

Token listrik dapat dibeli melalui berbagai platform digital, termasuk PLN Mobile, sehingga fleksibilitas transaksi terjaga. Dengan sistem ini, pelanggan dapat membeli sesuai kebutuhan tanpa harus datang ke loket fisik. Mekanisme digital juga mempermudah pencatatan dan kontrol pemakaian listrik rumah tangga.

Penyesuaian jumlah kWh berdasarkan golongan dan daya membantu PLN dalam mengelola pasokan listrik. Misalnya, pelanggan 450 VA menerima jumlah berbeda dibanding pelanggan 900 VA dengan nominal yang sama. Sistem ini juga menyesuaikan tarif untuk pelayanan sosial, memastikan semua lapisan masyarakat mendapat akses listrik yang terjangkau.

Menuju Keadilan Tarif Listrik

PLN menetapkan tarif listrik sesuai golongan agar adil dan transparan. Golongan sosial seperti S-1/TR 450 VA dihargai Rp 325 per kWh, sedangkan S-1/TR 900 VA Rp 455 per kWh. Tarif untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA juga disesuaikan agar tetap terjangkau bagi masyarakat menengah.

Selain itu, PLN mengatur tarif untuk pelanggan bisnis dan pemerintah. Golongan P-1/TR 6.600 VA–200 kVA menggunakan tarif Rp 1.699,53 per kWh, sedangkan P-2/TM di atas 200 kVA Rp 1.522,88 per kWh. Golongan P-3/TR khusus penerangan jalan umum Rp 1.699,53 per kWh. Strategi tarif ini memastikan layanan listrik tetap merata dan adil bagi berbagai kepentingan.

Dengan pengaturan ini, masyarakat dapat lebih mudah merencanakan konsumsi listrik bulanan. Golongan daya kecil mendapat subsidi, sementara golongan menengah dan besar menyesuaikan harga sesuai kapasitas. PLN menekankan transparansi dalam penentuan tarif agar semua pelanggan memahami skema yang berlaku.

Strategi PLN Selama Periode 9-15 Februari 2026

PLN menekankan bahwa Harga Token Listrik 9-15 Februari 2026 untuk Daya 450 dan 900 VA menjadi pedoman utama. Penyesuaian dilakukan agar pelanggan dapat membeli listrik sesuai kebutuhan dan golongan. Strategi ini membantu menghindari kesalahan pembelian dan memudahkan kontrol pemakaian.

Selain itu, PLN menyiapkan strategi distribusi token listrik agar permintaan di setiap wilayah tetap terkendali. Bila permintaan meningkat tajam, PLN menyesuaikan menu tarif dan jumlah kWh agar pasokan tetap stabil. Langkah ini juga mendukung kelancaran pelayanan listrik bagi rumah tangga, sosial, dan institusi publik.

Pelanggan diharapkan memahami rincian tarif dan mekanisme pembelian token listrik agar penggunaan lebih efisien. Dengan informasi yang jelas, masyarakat dapat mengelola listrik sesuai kebutuhan harian dan bulanan. Transparansi ini juga menjadi upaya PLN untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index